Site icon BeritaViva24

Kudapan Manis Sumba, Kenapa Manggulu Begitu Di Gemari?

Kudapan Manis Sumba

Kudapan Manis Sumba, Kenapa Manggulu Begitu Di Gemari?

Kudapan Manis Sumba: Kenapa Manggulu Begitu Di Gemari Yang Menjadi Ciri Khas Daerah Mereka Dengan Keistimewaannya. Halo Pecinta Jajanan Tradisional dan Penjelajah Kuliner Nusantara! Saat berbicara tentang kekayaan kuliner Indonesia Timur, perhatian kita sering tertuju pada hidangan utama. Namun kali ini, mari kita alihkan fokus pada Kudapan Manis Sumba. Siapakah bintangnya? Dialah Manggulu! Terlebih kudapan yang sekilas mengingatkan kita pada dodol ini punya pesona dan keunikan rasa yang membuatnya begitu di gemari. Bahkan oleh wisatawan yang baru pertama kali mencobanya. Terbuat dari perpaduan sederhana namun memukau. Terlebihnya yaitu pisang yang di keringkan dan kacang yang di hancurkan. Ia bukan hanya lezat, tetapi juga merefleksikan kearifan lokal dalam mengolah bahan pangan.  Mari kita bongkar rahasia di balik teksturnya yang legit, manisnya yang pas. Dan juga mengapa kudapan sederhana ini berhasil mencuri hati banyak orang!

Di Buat Dari Pisang Matang

Ia merupakan kudapan khas mereka yang bahan utamanya berasal dari pisang matang. Tentu sebuah pilihan yang tidak hanya menentukan rasa tetapi juga identitas kulinernya. Pisang yang di gunakan biasanya sudah benar-benar masak di pohon. Sehingga memiliki manis alami yang kuat, aroma yang tajam. Serta tekstur yang lembut. Setelah di petik, pisang matang ini tidak langsung di olah. Akan tetapi terlebih dahulu di jemur hingga setengah kering untuk mengurangi kadar air dan memekatkan rasa. Proses penjemuran ini membuat rasa manis pisang menjadi lebih kaya.

Kudapan Manis Sumba: Kenapa Manggulu Begitu Di Gemari Dan Apa Keistimewaannya?

Bahan Utama Lainnya Adalah Kacang Tanah

Hal ini merupakan bahan utama lain yang membentuk karakter khas dari Manggulu. Kacang tanah dalam pembuatan makanan tradisional ini biasanya di sangrai atau di goreng terlebih dahulu hingga harum. Lalu di tumbuk kasar sehingga tetap menyisakan tekstur renyah. Pengolahan sederhana ini bukan hanya untuk mengeluarkan aroma gurih kacang. Akan tetapi juga menjaga rasa alaminya agar mampu berpadu harmonis dengan manis dan legitnya olahan pisang. Kacang tanah yang di tumbuk kasar kemudian di campurkan langsung ke dalam pasta pisang yang telah di haluskan. Sehingga menghasilkan adonan yang tidak hanya lembut dan kenyal. Akan tetapi juga memiliki sensasi butiran gurih saat di gigit. Peran kacang tanah dalam manggulu bukan sebatas pemberi tekstur. Namun penambah rasa dan nilai gizi.

Mirip Dodol

Hal ini karena tampilan dan tekstur dasarnya menyerupai kudapan manis yang kenyal dan padat. Namun memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya. Kesamaan pertama terletak pada bentuk adonan yang liat dan lembut. Terlebih hasil dari perpaduan pisang matang yang di haluskan dengan kacang tanah tumbuk. Seperti halnya dodol yang di buat dari santan, tepung ketan, dan gula, manggulu memiliki konsistensi lembut dan sedikit lengket. Akan tetapi tidak sepekat dodol Jawa atau dodol Garut. Ketika di gigit, sensasinya memang mengingatkan pada dodol. Kemudian juga dengan kenyal, lembut, dan perlahan meleleh di mulut. Kesamaan berikutnya adalah bentuk penyajiannya yang menyerupai gulungan atau balok kecil.

Nilai Gizi Manggulu Tergolong Cukup Baik

Ia memiliki nilai gizi yang tergolong cukup baik. Karena kandungan utamanya berasal dari bahan-bahan alami yang padat energi, yaitu pisang matang, kacang tanah, dan sedikit gula merah. Kombinasi sederhana ini menjadikan manggulu sebagai kudapan tradisional yang tidak hanya lezat. Akan tetapi juga memberikan asupan kalori dan nutrisi yang bermanfaat. Dalam satu potong manggulu berukuran kecil. Terlebih sekitar 30 gram kandungan energinya dapat mencapai lebih dari 140 kilokalori. Maka sebuah angka yang cukup tinggi untuk sebuah penganan berukuran mungil. Tingginya kalori ini berasal dari karbohidrat alami pisang dan lemak sehat dari kacang tanah. Serta yang membuat manggulu cocok di jadikan sumber energi cepat.

Exit mobile version