
Lionel Messi Cetak Rekor Assist Terbanyak Di MLS 2025
Lionel Messi, kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa setelah mencetak rekor assist terbanyak dalam sejarah Major League Soccer (MLS) pada musim 2025. Dalam pertandingan Inter Miami melawan New York City FC, Messi mencatatkan assist krusial yang mengantar timnya unggul dan sekaligus menyalip rekor yang sebelumnya telah bertahan bertahun-tahun. Meski usianya telah memasuki 38 tahun, kualitas permainan Messi terlihat masih berada pada tingkat tertinggi, dan hal itu membuat seluruh dunia sepak bola kembali berbicara tentang keajaiban yang belum padam.
Pertandingan tersebut berlangsung di Chase Stadium yang di penuhi puluhan ribu penonton yang datang bukan hanya untuk mendukung Inter Miami, tetapi juga untuk menyaksikan kesempatan Messi mengukir sejarah. Dan benar saja, pada menit ke-27 Messi menerima bola di tengah lapangan sebelum melepaskan umpan terobosan yang begitu presisi hingga membelah dua garis pertahanan lawan. Umpan tersebut di konversi menjadi gol oleh striker muda Inter Miami, menjadikan assist itu sebagai momen bersejarah di MLS.
Dalam beberapa tahun terakhir, Messi mengalami transformasi gaya bermain. Jika dulu ia di kenal sebagai finisher ulung dengan kecepatan eksplosif, kini ia lebih sering bertindak sebagai playmaker yang bergerak di ruang antar-lini.
Lionel Messi, rekor baru ini juga meningkatkan peluang Messi untuk kembali masuk nominasi penghargaan individu tingkat global, termasuk potensi kembali bersaing untuk Ballon d’Or meski bermain di liga yang di anggap lebih ringan di bandingkan Eropa. Banyak legenda sepak bola menilai bahwa Ballon d’Or tidak semata menilai tingkat kompetisi, tetapi juga konsistensi performa dan dampak pemain terhadap tim—dua elemen yang sangat terlihat dalam perjalanan Messi di MLS musim ini.
Dampak Messi Terhadap Permainan Inter Miami
Dampak Messi Terhadap Permainan Inter Miami, jika rekor tersebut di lihat sebagai pencapaian individu, maka dampaknya terhadap Inter Miami jauh lebih besar daripada sekadar angka. Inter Miami yang dulu sering berada di papan bawah kini menjadi salah satu klub paling di takuti di MLS. Messi menjadi pusat dari seluruh pola serangan tim, dan pelatih membangun sistem permainan yang mengutamakan pergerakan dinamis di sekitar dirinya.
Para gelandang Inter Miami kini memiliki peran lebih kreatif karena mereka tahu bahwa setiap sentuhan Messi dapat membuka peluang gol. Mereka juga belajar memahami pergerakan Messi yang tidak selalu dapat di tebak—kadang turun menjemput bola, kadang menusuk ke area setengah ruang, dan kadang melebar untuk menarik pemain bertahan lawan. Pola permainan Inter Miami berkembang menjadi lebih cair, fleksibel, dan sulit di tebak.
Pemain muda seperti Benjamin Cremaschi menjadi salah satu yang paling di untungkan dari kehadiran Messi. Ia kini sering mencetak gol berkat umpan-umpan Messi yang begitu presisi. Striker lain pun mengakui bahwa mereka tidak perlu melakukan banyak hal—cukup berlari ke ruang kosong, dan Messi akan menemukan mereka. Statistik menunjukkan bahwa lebih dari 30 persen gol Inter Miami musim ini berasal dari kombinasi permainan Messi dengan pemain di depannya.
Dari sisi taktik, Messi menawarkan sesuatu yang MLS jarang lihat sebelumnya: kontrol ritme permainan ala sepak bola Eropa. Ia mengatur tempo, memperlambat dan mempercepat serangan sesuai kebutuhan. Hal ini membuat Inter Miami tidak hanya bergantung pada kecepatan sayap, tetapi juga pada penguasaan bola yang efektif. Pelatih menyebutnya sebagai “revolusi kecil” dalam cara Inter Miami mengatur strategi.
Hasilnya pun terlihat jelas: Inter Miami kini menjadi contender serius juara MLS 2025, dan kematangan taktik tim menjadi salah satu faktor utama. Semua itu tidak bisa di lepaskan dari pengaruh Messi yang begitu besar baik di lapangan maupun di ruang ganti.
Reaksi Dunia Sepak Bola: Dari Legenda Hingga Rival
Reaksi Dunia Sepak Bola: Dari Legenda Hingga Rival, rekor Messi ini memicu reaksi besar dari kalangan sepak bola internasional. Para legenda seperti Andrés Iniesta, Xavi Hernández, hingga David Beckham—yang sekaligus pemilik Inter Miami—menyampaikan ucapan selamat. Banyak dari mereka mengatakan bahwa Messi sudah melampaui semua ekspektasi. Bahkan ketika ia bermain di liga yang menurut banyak orang memiliki gaya berbeda.
Media Eropa menyoroti bagaimana seorang pemain yang sudah di anggap memasuki fase akhir karier masih mampu tampil dominan di level tertinggi. Mereka memuji kemampuan adaptasi Messi yang tidak hanya mengandalkan dribel dan kecepatan seperti dulu. Tetapi juga kecerdasan taktis dan visi permainan yang luar biasa.
Rival di MLS juga memberikan penghormatan. Beberapa kapten tim lawan mengatakan bahwa Messi “adalah pelajaran berjalan” bagi seluruh liga. Banyak bek mengakui bahwa menjaga Messi bukan hanya soal fisik. Tetapi juga soal membaca permainan—dan itu adalah bagian tersulit.
Reaksi suporter pun luar biasa. Dalam beberapa jam setelah Messi mencetak rekor, media sosial di penuhi cuplikan umpan kunci yang mencerminkan kelas dunia. Peningkatan streaming highlight MLS terjadi signifikan, dan penonton dari Eropa serta Asia meningkatkan trafik konten MLS di berbagai platform.
Sejak Messi datang, Inter Miami bukan hanya berkembang dalam hal kualitas permainan, tetapi juga mentalitas. Pemain muda merasa memiliki role model yang dapat mereka ikuti setiap hari. Messi, yang di kenal sebagai sosok pekerja keras di sesi latihan. Membuat semua pemain merasa di tuntut untuk meningkatkan standar mereka sendiri. Tidak ada lagi ruang bagi kemalasan atau ketidakdisiplinan. Karena seluruh tim kini berporos pada etos kerja pemain terbaik dunia.
Masa Depan Messi Dan Efek Jangka Panjang Bagi MLS
Masa Depan Messi Dan Efek Jangka Panjang Bagi MLS, pertanyaan besar sekarang adalah: apa langkah Messi selanjutnya setelah rekor ini? Messi memberikan sinyal bahwa ia masih menikmati sepak bola dan belum memiliki rencana untuk pensiun dalam waktu dekat. Namun banyak analis percaya bahwa apa pun langkah Messi selanjutnya akan membawa dampak besar bagi MLS.
Kehadiran Messi telah membuka jalan bagi pemain Eropa lain untuk mempertimbangkan MLS sebagai tujuan. Selain itu, akademi sepak bola Amerika kini memiliki standar baru. Para pemain muda tumbuh menyaksikan Messi secara langsung. Bukan hanya di layar televisi. Ia menjadi otak serangan Inter Miami, mengatur tempo, mengelola arah permainan, dan menciptakan peluang yang sulit di antisipasi tim lawan. Pengamat sepak bola Amerika mengatakan bahwa visi Messi dalam menciptakan peluang justru semakin matang di MLS. Membuatnya semakin dominan meski pada usia yang jauh lebih senior di bandingkan pemain lainnya.
MLS juga mendapatkan keuntungan jangka panjang: brand liga meningkat, cakupan global meluas, dan daya tarik kompetisi semakin kuat. Bahkan FIFA menilai bahwa perkembangan MLS dalam lima tahun terakhir sangat di pengaruhi oleh kehadiran pemain seperti Messi dan dampak komersialnya.
Media Amerika Serikat menyambut rekor ini dengan tajuk besar. Meski MLS selama bertahun-tahun mencoba menarik perhatian dunia dengan menghadirkan pemain bintang. Kehadiran Messi memberi dampak berbeda—lebih luas, lebih global, dan lebih signifikan di bandingkan para pendahulunya. Statistik menunjukkan bahwa sejak kedatangan Messi pada 2023. Rating televisi MLS naik drastis, jumlah subscriber Apple TV untuk MLS Season Pass bertambah, dan penjualan merchandise Inter Miami berlipat tiga. Namun rekor assist ini membuktikan bahwa Messi bukan hanya ikon komersial. Melainkan juga motor utama permainan Inter Miami.
Apapun akhir kariernya, satu hal pasti: Messi telah meninggalkan jejak besar di MLS. Rekor assist ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga simbol perubahan besar yang sedang terjadi di sepak bola Amerika Lionel Messi.