Kampung 99

Kampung 99 Pepohonan, Bernuansa Religi Di Tengah Kota Depok

Kampung 99 Pepohonan Merupakan Salah Satu Destinasi Wisata Unik Dan Populer Yang Terletak Di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat ini di kenal sebagai kawasan hijau yang memadukan konsep alam, edukasi, dan nilai-nilai religi dalam satu lingkungan yang asri. Di tengah pesatnya pembangunan perkotaan, Kampung 99 Pepohonan hadir sebagai oase yang menawarkan ketenangan, kesejukan, serta pengalaman wisata yang berbeda dari kebanyakan destinasi urban.

Kampung 99 Pepohonan didirikan oleh KH Didin Hafidhuddin, seorang ulama dan akademisi terkemuka di Indonesia. Kawasan ini awalnya di kembangkan sebagai tempat tinggal berbasis lingkungan yang mengedepankan prinsip keislaman, pelestarian alam, dan kebersamaan sosial. Nama “99 Pepohonan” sendiri diambil dari filosofi Asmaul Husna, 99 nama baik Allah, yang tercermin dalam semangat menjaga ciptaan-Nya melalui pelestarian alam.

Berbeda dengan perumahan atau tempat wisata biasa, Kampung 99 Pepohonan di rancang sebagai kawasan terpadu yang menyatu dengan alam. Bangunan di area ini di buat seminimal mungkin tanpa menghilangkan karakter alami, sehingga pepohonan, sungai kecil, dan lahan hijau tetap terjaga.

Daya Tarik Alam yang Menenangkan

Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah lingkungan alamnya yang sangat asri. Pepohonan tinggi, udara segar, serta suasana tenang membuat tempat ini cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota. Pengunjung dapat berjalan menyusuri jalan setapak, menikmati aliran sungai, atau sekadar duduk santai di bawah rindangnya pepohonan.

Keberadaan berbagai jenis tanaman dan pohon buah juga menambah nilai edukasi bagi pengunjung, terutama anak-anak. Mereka dapat belajar mengenal alam secara langsung, sekaligus memahami pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini.

Wisata Edukasi dan Religi

Tempat ini tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga wisata edukasi dan religi. Di kawasan ini terdapat masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan spiritual. Masjid tersebut sering di gunakan untuk pengajian, kajian Islam, serta kegiatan keagamaan lainnya.

Selain itu, Kampung 99 Pepohonan kerap menjadi lokasi wisata edukasi berbasis lingkungan, seperti pembelajaran tentang ekosistem, pertanian alami, dan gaya hidup ramah lingkungan. Konsep ini menjadikan tempat tersebut cocok untuk kunjungan sekolah, keluarga, maupun komunitas yang ingin belajar sambil berwisata.

Aktivitas yang Bisa Di lakukan di Kampung 99 Pepohonan

Beragam aktivitas menarik dapat di lakukan di Kampung 99 Pepohonan. Pengunjung dapat mengikuti kegiatan outbound ringan, susur alam, hingga kegiatan edukatif yang mengajarkan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Suasana yang tenang juga membuat tempat ini sering di manfaatkan sebagai lokasi retreat, pelatihan, atau acara keluarga.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman lebih mendalam, tersedia pula penginapan bernuansa alam yang memungkinkan tamu menikmati suasana Kampung 99 Pepohonan lebih lama. Konsep penginapan ini tetap mengedepankan kesederhanaan dan keharmonisan dengan alam.

Nilai Sosial dan Lingkungan

Kampung 99 memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat tentang pola hidup berkelanjutan. Kawasan ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan nilai-nilai spiritual. Pengelolaan sampah, pemanfaatan sumber daya alam secara bijak, serta interaksi sosial yang harmonis menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di kampung ini.

Lokasi dan Aksesibilitas

Kampung 99 ini berlokasi di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, dan dapat di akses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Meski berada tidak jauh dari pusat kota, suasana di dalam kawasan ini terasa sangat berbeda, seolah berada jauh dari keramaian.

Kampung 99 Pepohonan adalah destinasi wisata alternatif yang menawarkan perpaduan antara alam, edukasi, dan nilai religi. Keasrian lingkungan, konsep berkelanjutan, serta suasana yang menenangkan menjadikan tempat ini cocok bagi siapa saja yang ingin beristirahat sejenak dari kesibukan kota. Lebih dari sekadar tempat wisata, tempat ini menjadi simbol harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas yang patut di jaga dan juga di lestarikan.